Sunday, July 24, 2016

Kerangka Akademik Pengembangan Kurikulum 2013



Kerangka Akademik Pengembangan Kurikulum

Pengembangan Kurikulum 2013 telah dilakukan berdasarkan pada berbagai aspek pengembangan kurikulum. Pengembangan kurikulum dilakukan melalui proses curriculum engineering (perekayasaan kurikulum) yang merupakan sebuah siklus berulang dari mulai perencanaan, pengembangan, implementasi, evaluasi, dan kembali pada perencanaan pada aspek tujuan apa yang ingin dicapai (kompetensi), bagaimana mengorganisasikannya (desain kurikulum), bagaimana cara mencapainya (pembelajaran), serta bagiamana memastikan pencapaiannya (penilaian) (Beauchamp, 1975; Tyler, 1949; dan Oliva, 2013). Perbaikan kurikulum didasarkan pada kurikulum yang masih berlaku (Doll, 1974; McNeil, 2006; Pinar, 2012; Oliva, 2013).


 
 
Gambar 1. Curriculum Engineering (Perekayasaan Kurikulum)
(Diadaptasi dari Beauchamp, 1975).


Kurikulum disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masa depan sehingga kurikulum harus dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masa depan. Perbaikan akan selalu terus menerus dilakukan berdasarkan pada evaluasi kurikulum. Evaluasi kurikulum sebagai usaha sistematis mengumpulkan informasi mengenai suatu kurikulum untuk digunakan sebagai pertimbangan mengenai nilai (merit) dan arti (worth) kurikulum dalam suatu konteks tertentu (Hasan, 2008). Evaluasi kurikulum tidak hanya dilakukan terhadap kurikulum pada dimensi implementasi/dampak kurikulum tetapi juga dapat dilakukan pada dimensi ide, desain, dan dokumen. Pengumpulan informasi dapat dilakukan salah satunya yaitu melalui pelibatan publik.



Gambar 2. Pengembangan Kurikulum dan Evaluasi (Hasan, 2013)


 Sumber Direktorat Pengembangan SMK

No comments:

Post a Comment