Kerangka Akademik
Pengembangan Kurikulum
Pengembangan Kurikulum 2013 telah dilakukan berdasarkan pada berbagai
aspek pengembangan kurikulum. Pengembangan kurikulum dilakukan melalui proses curriculum
engineering (perekayasaan kurikulum)
yang merupakan sebuah siklus berulang dari mulai perencanaan, pengembangan, implementasi,
evaluasi, dan kembali pada perencanaan pada aspek tujuan apa yang ingin dicapai
(kompetensi), bagaimana mengorganisasikannya (desain kurikulum), bagaimana cara
mencapainya (pembelajaran), serta bagiamana memastikan pencapaiannya (penilaian)
(Beauchamp, 1975; Tyler, 1949; dan Oliva, 2013). Perbaikan kurikulum didasarkan
pada kurikulum yang masih berlaku (Doll, 1974; McNeil, 2006; Pinar, 2012; Oliva,
2013).
Gambar 1. Curriculum
Engineering (Perekayasaan Kurikulum)
(Diadaptasi dari Beauchamp, 1975).
Kurikulum disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masa depan
sehingga kurikulum harus dirancang dan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masa
depan. Perbaikan akan selalu terus menerus dilakukan berdasarkan pada evaluasi kurikulum.
Evaluasi kurikulum sebagai usaha sistematis mengumpulkan informasi mengenai suatu
kurikulum untuk digunakan sebagai pertimbangan mengenai nilai (merit) dan arti (worth) kurikulum dalam suatu konteks tertentu
(Hasan, 2008). Evaluasi kurikulum tidak hanya dilakukan terhadap kurikulum pada
dimensi implementasi/dampak kurikulum tetapi juga dapat dilakukan pada dimensi ide,
desain, dan dokumen. Pengumpulan informasi dapat dilakukan salah satunya yaitu melalui
pelibatan publik.
Gambar 2. Pengembangan Kurikulum dan Evaluasi (Hasan, 2013)
Sumber Direktorat Pengembangan SMK


No comments:
Post a Comment